BORGOLNEWS.COM PEKANBARU – Suasana Ramadan 1447 Hijriah di Kota Pekanbaru terasa berbeda di Masjid Al-Fatih Islamic Center. Masjid yang dikelola Yayasan Ayo Indonesia Mengaji itu menghadirkan program salat tarawih dengan bacaan bertahap, mulai dari satu juz per malam hingga 30 juz dalam satu kali pelaksanaan.
Program tersebut telah berjalan sejak awal Ramadan. Pada 1–20 Ramadan, tarawih dilaksanakan dengan bacaan satu juz setiap malam. Memasuki 10 malam terakhir, mulai 21 Ramadan hingga akhir bulan, bacaan ditingkatkan menjadi lima juz per malam.
Satu malam khusus juga disiapkan untuk pelaksanaan tarawih dengan bacaan 30 juz sekaligus. Pada Ramadan tahun ini, pelaksanaan 30 juz dijadwalkan pada malam ke-21.
Kepala Yayasan Ayo Indonesia Mengaji, Anthon Yuliandri, mengatakan tradisi tarawih satu juz per malam telah dijalankan di Masjid Al-Fatih selama lima tahun terakhir. Skema lima juz di 10 malam terakhir serta satu malam 30 juz mulai diterapkan sejak tahun lalu.
“Satu juz per malam sudah kami lakukan dari lima tahun lalu. Sejak tahun lalu, kami susun 1 sampai 20 Ramadan satu juz per malam, lalu 21 sampai selesai lima juz per malam. Dari malam-malam ganjil itu, satu malam kami laksanakan 30 juz,” ujar Anthon di Pekanbaru, Kamis (26/2/2026).
Menurut dia, pelaksanaan tarawih terbuka untuk umum. Selain siswa tahfiz, masyarakat dapat mengikuti rangkaian ibadah tersebut.
Tarawih satu juz berlangsung sekitar 60 menit, termasuk jeda istirahat di tengah pelaksanaan. Pada waktu jeda, panitia menyediakan minuman dan makanan ringan bagi jamaah.
Adapun pada pelaksanaan 30 juz, tidak ada jeda resmi karena keterbatasan waktu. Namun, jamaah tetap diperbolehkan beristirahat secara mandiri bila diperlukan.
“Yang tidak boleh berhenti hanya imam. Jamaah tetap bisa menyesuaikan kondisi masing-masing,” katanya.
Pihak masjid juga menyediakan kursi bagi jamaah yang tidak kuat berdiri lama. Fasilitas tersebut disiapkan agar ibadah tetap dapat diikuti dengan nyaman.
Anthon menuturkan, program tersebut terinspirasi dari anjuran untuk memperbanyak amalan pada bulan Ramadan, termasuk salat sunnah, sedekah, dan membaca Al-Qur’an. Melalui konsep tarawih dengan bacaan panjang, ia berharap jamaah dapat lebih intens berinteraksi dengan Al-Qur’an selama Ramadan.















Discussion about this post